Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
11 Agu 2012
MENGGAPAI LAILATUL QADAR dan SEPUTAR PERMASALAHAN I’TIKAF
MENGGAPAI LAILATUL QADAR
Oleh: Abdullah Sholeh Hadrami
1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadar) itu? Malam kemuliaan (Lailatul Qadar) itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr : 1-5)
Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, yaitu takdir selama setahun. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Ad-Dukhan: 3 – 6)
2. Waktunya
Diriwayatkan dari Nabi –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bahwa malam tersebut terjadi pada malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
28 Feb 2011
DIHARAMKANNYA GHIBAH DAN PERINTAH UNTUK MENJAGA LISAN
Allah Swt. berfirman:
ولا يغتب بعضكم بعضا أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا فكرهتموه واتقوا الله إن الله تواب الرحيم (الحجرات: ١٢)
" Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain, apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertawakkalah kepada Allah, sungguh Allah Maha penerima tobat, lagi Maha penyayang." (QS. al-Hujurat: 12)
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang masalah ghibah, kita harus mengetahui apa itu ghibah. Makna ghibah telas dijelaskan oleh Rasulullah saw. ketika beliau bertanya kepada para sahabatnya:
عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال أتدرون ما الغيبة قالوا الله ورسوله أعلم قال ذكرك أخاك بما يكره قيل أفرأيت إن كان في أخي ما أقول قال إن كان فيه ما تقول فقد اغتبته وإن لم يكن فيه فقد بهته
"Apakah kalian mengetahui apa itu ghibah?" Mereka menjawab: "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui daripada kami" Berkata Rasulullah:
Ketika kau ungkap hal-hal/keadaan kawanmu (Sedangkan)
ia benci tentang pengungkapan hal itu kepada orang lain,
maka itulah yang disebut ghibah. Lalu ditanyakan: "Bagaimana kalau hal itu sesuai dengan kenyataan?" Jawab Beliau SAW : Jika hal (yang kau ungkap) itu sesuai dengan kenyataan orang itu, berarti itu ghibah, tetapi jika tidak sesuai, malahan itu disebut
"Buhtan"
11 Jan 2011
Pintu Masuk Setan
Iblis alias setan yang telah diusir oleh Allah dari surga dikarenakan telah berbuat sombong, tidak mau mematuhi perintah Allah untuk bersujud kepada nabi Adam as. Kemudian dia meminta izin kepada Allah untuk menggoda manusia sampai hari kiamat, barangsiapa yang tergoda oleh setan dan menjadi pengikut setan maka tempatnya adalah di neraka.
Sebagaimana firman Allah SWT:
لأملأن جهنم منك وممن تبعك منهم أجمعين
"Sesungguhnya aku pasti akan memenuhi neraka jahannam dengan jenis kamu (iblis) dan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya"
Oleh karena itu supaya kita tidak tergolong pengikut-pengikut setan maka kita harus mengetahui bagaimana cara setan menggoda manusia. Sehingga kita dapat menghindari godaan setan.
Di antara pintu-pintu masuknya setan adalah:
1. Marah dan syahwat (keinginan terhadap sesuatu)
Marah adalah musuh akal. Apabila akal kita lemah maka setan akan menguasai akal kita. Dan tatkala manusia sedang marah maka setan akan mempermainkannya seperti anak kecil yang bermain bola.
2. Dengki dan rakus
Tatkala seseorang rakus di dalam sesuatu, maka sesuatu itu akan membuat dia buta dan tuli. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:
حبك للشئ يعمي و يصم
"Kecintaanmu terhadap sesuatu akan membutakanmu dan membuatmu tuli"
Yang dimaksudkan dalam hadist ini adalah kecintaan secara berlebih-lebihan terhadap sesuatu.
3. Kenyang dari makanan walaupun makanan itu halal, karena kenyang itu akan memperkuat syahwat, dan syahwat adalah senjata bagi setan.
Langganan:
Postingan (Atom)